Cara Mencegah Dan Menghindari Virus Corona Covid

Banyak cara menghindari virus Corona yang bisa diterapkan oleh masyarakat. Untuk perlindungan ekstra, kita dapat menggunakan dua masker, yakni masker bedah di dalam dan masker kain di luar. Namun, kondisi ini sebetulnya membuat sebagian orang merasa sulit bernapas. Namun, kita tak perlu selalu memakai tersebut karena lebih penting digunakan untuk profesional perawatan kesehatan. Kita dapat menggunakan masker bedah tiga lapis, disusul masker kain dua dan tiga lapis. Kekhawatiran ledakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran 2021 menjadi kenyataan.

Pembatasan fisik juga dilakukan dengan cara menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain dan selalu menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian. Setelah kembali dari daerah outbreak, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu dokter riwayat perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit. Hindari kontak langsung dengan cairan tubuh terutama cairan mulut atau pernapasan dan tinja. Gunakan sarung tangan dan masker jika harus memberikan perawatan mulut atau saluran nafas dan ketika memegang tinja, air kencing dan kotoran lain.

Dengan pengetahuan Anda tentang lingkungan Anda, identifikasi orang-orang yang paling berisiko terdampak wabah ini. Cari tahu di mana mereka tinggal dan situasi tinggal mereka , dan dukungan apa yang mereka butuhkan – termasuk kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan. Orang yang mengalami demam, batuk dan sesak napas harus segera memeriksakan diri untuk mendapat bantuan medis. Seperti vitamin C yang berguna untuk daya tahan tubuh, bisa didapatkan dari buah jeruk dan strawberi, serta sayur bayam, paprika merah, dan brokoli. Vitamin A juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh serta mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas bisa didapatkan dari wortel, labu kuning, dan ubi. Meski begitu, belum ada penelitian pasti yang menyebutkan bahwa virus bisa menular ke bayi selama kehamilan.

Physical distancing atau isolasi jangka panjang penting untuk mengurangi dampak COVID-19, tetapi dapat memunculkan tantangan untuk kesejahteraan dan kesehatan psychological orang. Lansia yang bergantung pada orang lain untuk perawatan dan dukungan sehari-hari dapat mengalami kesulitan karena situasi ini, tetapi ada hal-hal yang dapat dilakukan komunitas untuk saling menjaga satu sama lain. Kunyit bisa mencegah kehilangan nafsu makan, diare, perut kembung.

Menghindari Covid

Membiasakan dan mewajibkan diri untuk mematuhi protokol kesehatan merupakan salah satu kunci agar virus COVID-19 dapat ditekan penyebarannya. Namun, dibutuhkan perilaku disiplin dari dari sendiri, juga sangat perlu untuk dilakukan secara kolektif dengan penuh kesadaran. Kementerian Kesehatan telah menerbitkan langkah-langkah pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan Covid-19. Pertama, pendataan kesehatan warga di tingkat RT/RW dan desa atau kelurahan. Kegiatannya adalah mendata mobilitas masyarakat setempat dan warga yang berisiko tinggi, termasuk mendata para pendatang. Pasca-libur Lebaran, kasus baru Covid-19 di berbagai daerah bermunculan.

Utamanya menerapkan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer. Perlu diingat, penggunaan masker kain saja tidak cukup untuk memberikan tingkat perlindungan yang memadai. Tetap jaga jarak fisik minimal 1 meter dari orang lain, sering bersihkan tangan Anda, dan hindari menyentuh mata, mulut, dan hidung Anda saat mengenakan masker. Dengan munculnya kasus COVID-19 di seluruh dunia, pemerintah menyusun langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus dan meminimalkan risiko bagi kelompok yang paling rentan. Langkah-langkah ini termasuk menjaga jarak fisik , isolasi mandiri, dan karantina.

Robi